Pengusaha di Yerusalem

Yesus Menyucikan Bait Allah

Unduhan ini berasal dari Vimeo. Di bawah video, klik “download” lalu pilih resolusi Anda.


Referensi Alkitab: Matius 21:12–17

Ringkasan Video:

Yesus melewati pelataran bait Allah dan melihat banyak pedagang yang memanfaatkan orang-orang yang datang untuk beribadah. Mereka menipu pelanggan dan memeras orang miskin. Marah melihat hal ini, Yesus membalikkan meja-meja penukar uang dan menjatuhkan barang-barang yang dijual oleh para pedagang jahat itu.

Setelah menegur praktik-praktik ini yang merugikan para penyembah, Yesus juga menegur para imam di bait Allah, memberi tahu mereka bahwa menerima para "penyamun" ini adalah kesalahan dan harus dihentikan.

Seorang pedagang merasa tersentuh oleh tindakan Yesus dan memutuskan untuk berhenti menipu pelanggannya yang ingin membeli perlengkapan ibadah. Akibatnya, usahanya mulai berkembang dan kesaksiannya menunjukkan bagaimana Yesus telah mengubah hidupnya pada hari itu.

Tentang Video:

Ketika beberapa pelanggan terkesan dengan harga barang dagangannya, seorang pedagang menceritakan bagaimana Yesus pernah datang dan mengusir semua kegiatan bisnis dari bait Allah. Teladan ini meyakinkan pedagang tersebut untuk bekerja dengan cara yang berbeda.

Penggunaan tiga ayat Perjanjian Lama oleh Matius dalam kisah ini menekankan bagaimana Yesus menggenapi nubuat Mesianik. Yesus adalah Mesias, yang dipilih Allah untuk menyelamatkan semua manusia. Hal ini ditunjukkan berkali-kali dalam Kitab Suci.

Bacalah Markus 11:15–19 untuk versi lain dari kisah ini. Versi Yohanes tentang Yesus menyucikan bait Allah (Yohanes 2:12–25) mungkin merupakan peristiwa yang berbeda. Perhatikan bahwa Yohanes menempatkan kisah ini di awal Injilnya, bukan di akhir seperti Matius dan Markus.

Seperti semua manusia, Yesus merasakan banyak emosi, termasuk marah. Namun, Yesus tidak pernah berdosa ketika Ia marah.

Pertanyaan untuk Dipertimbangkan:

Bagaimana perasaan para pedagang ketika Yesus membalikkan meja-meja mereka dan menyebut tempat usaha mereka sebagai sarang penyamun?

Apakah menurutmu para pemimpin agama di bait Allah menyetujui penjualan hewan di pelataran bait?

Bagi mereka yang datang dari jauh, membeli hewan untuk korban adalah ritual yang penting. Bagaimana perasaan mereka tentang kritik Yesus terhadap para penukar uang dan pencuri itu?

Menurutmu apa yang membuat Yesus begitu marah di bait Allah?