Si Pemimpi

Yusuf dan Mimpi Firaun

Unduhan ini berasal dari Vimeo. Di bawah video, klik “download” lalu pilih resolusi Anda.


Referensi Alkitab: Kejadian 41

Ringkasan Video:

Tuhan telah berjanji kepada Abraham bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa. Keluarga Abraham berkembang dengan cepat, dan Yusuf lahir dari cucu Abraham, yaitu Yakub.

Yakub memiliki sebelas putra lainnya, tetapi Yusuf adalah anak kesayangannya. Saudara-saudara Yusuf menjadi iri terhadapnya. Selain itu, Yusuf memiliki mimpi bahwa suatu hari ia akan menjadi penguasa besar dan bahkan saudara-saudaranya akan bersujud kepadanya (Kejadian 37). Karena kecemburuan mereka, saudara-saudaranya memutuskan untuk menyingkirkannya.

Yusuf dijual menjadi budak dan dibawa ke Mesir, di mana ia tinggal di rumah seorang pejabat penting Mesir. Suatu hari, Yusuf dituduh melakukan hal yang tidak dilakukannya, dan ia dipenjara. Meskipun Yusuf dipenjara, Tuhan tetap setia kepadanya dan menjadikan Yusuf pemimpin di dalam penjara. Di penjara, Yusuf berteman dengan juru minuman Firaun, yang kemudian dibebaskan dan kembali bekerja untuk Firaun.

Dua tahun kemudian, Firaun mengalami dua mimpi aneh yang tidak ia mengerti. Tidak ada yang dapat menafsirkannya. Juru minuman itu mengingat Yusuf dan memberi tahu Firaun bahwa Yusuf dapat menafsirkan mimpi.

Dengan pertolongan Tuhan, Yusuf mampu menafsirkan mimpi Firaun. Berdasarkan mimpi itu, Yusuf memperingatkan Firaun untuk bersiap menghadapi masa kelaparan besar. Firaun mendengarkan Yusuf dan mengikuti rencananya untuk menyimpan gandum agar dapat dijual kepada banyak orang dari berbagai negara ketika kelaparan tiba. Firaun menjadikan Yusuf orang kedua yang paling berkuasa di Mesir dan memberinya tanggung jawab untuk mengelola serta menjual persediaan makanan tersebut.

Yusuf tetap setia kepada Tuhan selama berada di Mesir, dan banyak orang ingin mengenal Tuhan yang disembah Yusuf.

Tentang Video:

Javan melakukan perjalanan untuk membeli makanan di Mesir, di mana Madai menjelaskan mengapa mereka masih memiliki persediaan makanan setelah masa kekeringan. Madai menceritakan bagaimana Tuhan menuntun seorang pemimpin Mesir bernama Yusuf untuk membantu Firaun memimpin rakyatnya melewati masa kelaparan.


Kisah ini dimulai dengan perjanjian yang dibuat Tuhan dengan Abraham untuk menjadikannya bapa banyak bangsa. Janji itu diteruskan melalui Abraham, putranya Ishak, cucunya Yakub, dan kemudian putra Yakub, Yusuf (Kejadian 17).


Yusuf dijual menjadi budak oleh saudara-saudaranya. Namun Tuhan menggunakan peristiwa itu untuk menjadikan Yusuf orang kedua yang paling berkuasa di Mesir. Kemudian, Yusuf menggunakan kedudukannya itu untuk menolong keluarganya, menyelamatkan mereka dari kelaparan, dan memberi mereka tanah yang baik di Mesir.


Sama seperti Yusuf dijual menjadi budak, keluarganya kelak akan menjadi budak di Mesir. Ketika Tuhan membuat perjanjian dengan Abraham dalam Kejadian 15:12–14, Tuhan mengatakan bahwa keturunannya akan menjadi budak selama 400 tahun. Namun Tuhan akhirnya akan membebaskan mereka dari perbudakan dan menjadikan mereka bangsa yang besar.

Pertanyaan untuk Dipertimbangkan:

Jelaskan mimpi-mimpi Firaun.

Mengapa Firaun membutuhkan seseorang untuk menjelaskan arti mimpinya?

Bagaimana Firaun memperlakukan Yusuf karena kemampuannya menafsirkan mimpi?

Bagaimana Tuhan menunjukkan kuasa-Nya dalam hidupmu?